Komunikasi global
Pengertian komunikasi global
Komunikasi global adalah di mana terjadinya proses penyampaian pertukaran dan pemahaman pesan antar individu, kelompok, organisasi, tetapi yang harus melampaui batas geografis, misalnya batas negara, negara ini dengan negara yang di sana. Sederhananya, di mana komunikasi ini menghubungkan masyarakat dunia melalui media, teknologi, diplomasi, dan juga interaksi budaya yang ada pengaruh dan ada hubungannya antarbangsa.
Pendekatan dalam komunikasi global
- Lalu ada Pendekatan Peta Bumi atau Geographical Approach. Yang di pendekatan ini itu yang berfokus pada siapa yang lebih mendominasi pemberitaan alias negara mana yang memang lebih banyak mendapat liputan dan juga bagaimana mereka mendistribusikan informasi itu berlangsung. Contoh, kayak media internasional yang sering banyak meliput punya Amerika
- Lalu yang kedua, ada pendekatan media atau media approach. Di situ tugasnya itu kayak mengkaji berita internasional melalui media tertentu. Ada koran, TV, radio, internet, atau media sosial. Jadi yang dilihat tuh bagaimana sih media mengemas suatu berita internasional kayak gitu. Apa yang ditonjolkan, dan melalui medium apa yang disebarkan. Contoh CNN, BBC, atau Al Jazeera. Ini ketiga media ini punya cara berbeda dalam melaporkan konflik Palestina-Israel.
- Yang ketiga, ada pendekatan peristiwa atau event approach. Di sini yang dikaji itu suatu kejadian internasional tertentu, habis itu dilihat bagaimana peristiwa itu dilaporkan dari berbagai media atau negara yang berfokus untuk perbandingan framing, fokus liputan dan juga dampak dari pemberitaan pada opini publik dunia. Contoh, kayak serangan 11 September 2001, diberitakan berbeda oleh media Barat, Timur Tengah, dan Asia.
- Yang keempat, ada pendekatan ideologis, atau ideological approach. Di sini, yang dilihat adalah arus informasi internasional itu dari sudut ideologi atau sistem politik suatu negara yang seperti apa. Jadi, yang kita harus ketahui adalah bagaimana perbedaan ideologi. Ada yang liberal, komunis, sosialis, Islam, dan lain-lain yang bakal mempengaruhi isi dan arah pemberitaan, contohnya. Kayak media di negara liberal misalnya AS, yang dia lebih bebas dan kritis, sementara di negara otoriter lebih dikontrol sama pemerintah.
Perspektif komunikasi global
- Perspektif Jurnalistik. Melihat komunikasi global dari sisi pemberitaan dan media massa internasional. Seperti bagaimana media mengabarkan isu dunia, siapa yang mengendalikan arus berita, serta bagaimana framing memengaruhi opini publik global. Contoh: CNN, BBC, Al Jazeera, atau Reuters yang menjadi pemain utama dalam informasi global.
- Perspektif Diplomatik. Komunikasi global dipahami sebagai alat diplomasi antarnegara. Seperti bagaimana negara menggunakan komunikasi (pidato, konferensi pers, media internasional) untuk membangun citra, menjalin kerja sama, atau menyelesaikan konflik. Contoh: Pidato presiden di PBB, negosiasi perdamaian yang dipublikasikan ke dunia internasional.
- Perspektif Propagandistik. Komunikasi global digunakan sebagai alat propaganda demi kepentingan politik atau ideologi tertentu. Seperti penyebaran informasi yang cenderung satu arah, untuk memengaruhi opini publik internasional sesuai kepentingan pengirim pesan. Contoh: propaganda Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet, atau kampanye media Rusia dan Barat dalam konflik Ukraina.
- Perspektif Kulturalistik. Komunikasi global dipahami sebagai pertukaran budaya antarbangsa.Seperti bagaimana musik, film, fashion, bahasa, dan budaya populer menyebar ke seluruh dunia dan memengaruhi gaya hidup masyarakat global. Contoh: penyebaran K-Pop, Hollywood, anime Jepang, batik Indonesia yang diakui UNESCO.
- Perspektif Bisnis. Komunikasi global dipandang dari sisi ekonomi, perdagangan, dan pemasaran internasional. Seperti bagaimana perusahaan multinasional mengkomunikasikan produk/brand di pasar dunia dengan menyesuaikan pesan pada budaya lokal. Contoh: iklan Coca-Cola yang berbeda di tiap negara, promosi Samsung, Apple, atau Unilever secara global.
Fungsi Komunikasi Global
- Identitas Sosial:Membentuk dan memperkuat citra suatu bangsa/kelompok di mata dunia. Contoh: batik sebagai identitas budaya Indonesia diakui UNESCO.
- Fungsi Kognitif: Memberi informasi dan pengetahuan baru tentang dunia. Contoh: berita internasional diakses lewat BBC atau CNN.
- Melepaskan Diri (Escape): Menjadi hiburan atau pelarian dari rutinitas. Contoh: menonton film Hollywood atau drama Korea.
- Integrasi Sosial: Menciptakan rasa kebersamaan antarbangsa/komunitas global. Contoh: dukungan bersama lewat media sosial saat terjadi bencana dunia.
- Sosialisasi Nilai: Menyebarkan norma, nilai, dan budaya ke masyarakat dunia. Contoh: kampanye global tentang hak asasi manusia.
- Pengawasan (Surveillance): Memberi informasi penting untuk mengawasi situasi global. Contoh: laporan WHO tentang pandemi COVID-19.
- Menjembatani (Bridging): Menghubungkan perbedaan budaya, politik, dan bahasa antarnegara. Contoh: pertukaran pelajar atau konferensi internasional.
Aspek Kepentingan dalam Komunikasi Global
- Aspek Kepentingan Nasional: Komunikasi global dipakai untuk melindungi dan mempromosikan identitas bangsa (politik, budaya, ekonomi). Contoh: Indonesia memperjuangkan batik diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia.
- Aspek Kebergantungan dan Bantuan Ekonomi: Negara saling berhubungan lewat perdagangan, investasi, dan bantuan internasional. Komunikasi global menjembatani kerja sama itu. Contoh: negosiasi bantuan IMF atau kerja sama ekonomi ASEAN.
- Aspek Stabilitas Internasional: Komunikasi global berfungsi menjaga perdamaian dan keamanan dunia dengan dialog, diplomasi, dan publikasi informasi. Contoh: pertemuan PBB untuk membahas konflik Rusia–Ukraina.
- Aspek Globalisasi: Komunikasi global mempercepat penyebaran ide, budaya, teknologi, dan ekonomi lintas negara. Contoh: tren K-Pop, brand global seperti Apple, McDonald’s yang hadir di banyak negara.
- Aspek Tata Informasi: Mengatur arus informasi dunia agar lebih adil, tidak hanya didominasi negara maju. Contoh: wacana New World Information and Communication Order (NWICO) oleh UNESCO untuk melawan dominasi media Barat.
Konteks kontemporer dalam komunikasi global
Konteks kontemporer komunikasi global ditandai dengan peran besar teknologi digital, dominasi perusahaan global, pertukaran budaya pop, diplomasi digital, solidaritas atas krisis dunia, serta isu ketidaksetaraan informasi.
Komentar
Posting Komentar